Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mainan

Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Ular Tangga Buatan Ani

Gambar
Saat menunggu dimulainya rapat di SDIT Al-Amin Kapuas, penulis menyaksikan dua orang anak SD sedang asyik main ular tangga. Mereka menggunakan ular tangga yang dibuat dari buku tulisnya Ani Syifa Sa'adah, murid kelas 2. Mereka menggunakan rautan sebagai bidaknya. Mereka sangat asyik menikmati permainan tersebut. Mereka berkali-kali mengulang permainan tersebut sampai bosan. Mereka bermain meskipun di dekat mereka teman-teman yang lain lalu lalang.

Penjual Burung Mainan

Gambar
Penjual burung mainan diatas dapat kita temukan di Jalan Cilik Riwut, Kuala Kapuas. Beliau berjualan setiap hari mulai jam 07.00 - 12.00 WIB kemudian dilanjutkan pada pukul 15.00 - 17.00 WIB. Harga burung mainan ini adalah Rp 45.000 per buah. Burung mainan ini didatangkan dari "Jawa". Penjual burung mainan serupa dapat kita jumpai di beberapa tempat di Kota Kuala Kapuas.

Bermain tidak harus mahal

Gambar
Foto diatas diambil ketika admin akan meninggalkan Desa Bakungin. Anak-anak sedang bermain di depan Masjid menggunakan tanah yang ada di depan masjid. Mereka membuat jalan tempat lewatnya mobil-mobilan mereka. Foto diatas mengingatkan kepada kita bahwa mainan itu tidak harus mahal, cukup memanfaatkan berbagai macam sarana yang ada di sekitar kita.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas