Mengupas Tuntas Obesitas: Bukan Sekadar Kurang Disiplin, Tapi Penyakit Medis yang Kompleks

Gambar
  Banyak orang masih percaya bahwa obesitas adalah cerminan dari kemalasan, kurangnya kemauan keras, atau pilihan gaya hidup yang buruk. Namun, anggapan tersebut keliru dan sudah ketinggalan zaman. Sejak tahun 2013, komunitas medis global, melalui American Medical Association, telah secara resmi mengakui obesitas sebagai sebuah penyakit. Ini bukan sekadar masalah berat badan, melainkan sebuah kondisi medis kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, layaknya diabetes atau penyakit jantung. Obesitas Adalah Penyakit Multifaktorial Menurut para ahli, termasuk Dr. Victoria Buhari dari PARI's Wellness and Diabetes Center, obesitas bersifat kronis, progresif, dapat kambuh, namun bisa diobati dan bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi ini disebabkan oleh interaksi rumit dari berbagai faktor, di antaranya: Biologis:  Faktor genetika, ketidakseimbangan hormon seperti  ghrelin  (hormon pemicu lapar) dan  leptin  (hormon pemicu kenyang), serta resist...

Dari Potongan Amplop Lama ke Harta Karun Digital: Menemukan Kembali “Endless Bliss” dari Turki

 


Senin, 16 Februari 2026, saya mengalami momen kecil yang terasa seperti “kejutan dari masa lalu”. Saat sedang membuka-buka email, istri saya datang membawa sepotong amplop lama. Di potongan amplop itu masih ada perangko dan—yang paling penting—alamat pengirimnya. Katanya, amplop itu ditemukan ketika beliau sedang membongkar barang-barang lama untuk dibereskan.

Ternyata, potongan amplop itu berasal dari IHLAS VAKFI (sering juga ditulis Ihlas Vakfi), dengan alamat:

Darussefaka Ca. No: 57 P.K. 35, 34262-Fatih/ISTANBUL
TEL: 0.212.523 45 56, TURKEY

Saya langsung penasaran: ini alamat siapa, dan dulu saya pernah menerima apa dari sana?

“Ini perusahaan alat rumah tangga?”—Ternyata bukan

Karena penasaran, saya mencoba mencari alamat tersebut lewat Copilot. Jawaban awalnya cukup mengejutkan: Copilot menyebut alamat itu sebagai perusahaan yang bergerak di produksi dan distribusi peralatan rumah tangga.

Tapi saya merasa ada yang tidak cocok. Lalu saya jelaskan bahwa alamat tersebut dulu terkait dengan kiriman buku-buku Islam gratis yang pernah saya terima—salah satunya seri Endless Bliss. Setelah saya menambahkan konteks itu, barulah Copilot “nyambung” dan mengoreksi: alamat tersebut ternyata mengarah ke lembaga penerbitan dan distribusi buku-buku Islam.

Dari situ, saya juga diarahkan ke situs resminya.

Kaget sekaligus senang: sudah ada versi bahasa Indonesia!

Begitu masuk ke situsnya, saya langsung melihat judul yang familiar: Endless Bliss. Yang membuat saya makin senang, ternyata sudah tersedia versi bahasa Indonesia.

Saya kemudian menuju bagian yang memungkinkan pengunduhan buku-buku dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia. Dari sana, saya mengunduh buku IMAN dan ISLAM.

Sejujurnya, membaca versi bahasa Indonesia terasa jauh lebih ringan dibandingkan versi bahasa Inggris. Bahasanya lebih mudah dicerna, dan alur penjelasannya lebih nyaman untuk diikuti.

Untuk yang ingin melihat langsung sumbernya, ini tautan resminya (saya tuliskan apa adanya):

https://www.hakikatkitabevi.net/ https://www.hakikatkitabevi.net/books.php

Dulu buku cetak, sekarang tinggal unduh PDF

Pengalaman ini juga membuat saya teringat masa lampau. Dulu, pada 16 April 2000, saya menerima buku-buku tersebut dalam bentuk cetak—dikirim jauh-jauh lewat pos. Rasanya berbeda sekali: menunggu kiriman, membuka paket, lalu mencium aroma kertas baru.

Kini, waktu sudah berubah. Sekitar 14 judul buku tersebut sudah bisa diunduh dalam format PDF. Tanpa menunggu berhari-hari, tanpa ongkos kirim, dan bisa dibaca kapan saja lewat ponsel atau laptop.

Penutup

Kadang, Allah menghadirkan “pengingat” lewat hal yang sangat sederhana—sepotong amplop lama, misalnya. Dari benda kecil itu, saya kembali menemukan sumber bacaan yang dulu pernah menemani, dan sekarang hadir dalam bentuk yang lebih mudah diakses.

Semoga informasi singkat ini bermanfaat, terutama bagi yang ingin membaca materi keislaman dalam bahasa Indonesia dengan akses yang lebih praktis. Jika Bapak/Ibu pembaca sudah pernah mendengar Endless Bliss sebelumnya, mungkin ini saat yang tepat untuk “bertemu kembali”—kali ini lewat versi digital.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas