Postingan

Menampilkan postingan dengan label Majelis Zikir

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Majelis Ta'lim dan Zikir Tanwirul Anwar

Gambar
Ustadz Muhammad Jamhur di kediaman beliau Majelis ta'lim ini terletak di Jalan Trans Kalimantan, Desa Anjir Mambulau Timur, Km 7, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas. Majelis ini dibimbing oleh Ustadz Muhammad Jamhur bin Muhammad Indra. Majelis ini diselenggarakan setiap hari Jum'at mulai pukul 16.00 - 17.30 WIB. Ustadz Jamhur selain sebagai anak dari Guru Indra, beliau juga belajar dari ayahnya tentang ilmu agama ini. Beliau melanjutkan majelis yang dirintis oleh ayahnya. Selain beliau ada lagi murid-murid Guru Indra yang memiliki majelis ta'lim, terutama di wilayah Anjir Pasar. Beliau juga menulis Risalah Manaqib Syaikh Muhammad Indra bin Abdullah Al-Anjiri Kapuas Timur . Risalah ini ditulis untuk mengenang guru Indra yang telah memberikan kontribusi yang besar terhadap masyarakat di sekitarnya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)