Postingan

Menampilkan postingan dengan label Manajemen Organisasi

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Merancang Perubahan yang Benar-Benar Bertahan: Mengapa Niat Saja Tidak Cukup

Gambar
  Banyak organisasi ingin berubah. Ada yang ingin lebih disiplin, lebih kolaboratif, lebih cepat beradaptasi, lebih sehat budaya kerjanya, atau lebih baik dalam melayani masyarakat. Namun, pertanyaan pentingnya adalah: kalau tidak ada orang yang melakukan sesuatu secara berbeda, apakah perubahan itu benar-benar terjadi? Jawabannya sederhana: belum tentu. Perubahan organisasi pada akhirnya bukan hanya soal dokumen strategi, rapat koordinasi, arahan pimpinan, atau slogan besar. Inti dari perubahan adalah perubahan perilaku . Orang mulai melakukan hal baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak produktif, atau menjalankan cara kerja yang lebih baik secara konsisten. Dalam sebuah percakapan di podcast Change Signal , BJ Fogg, pendiri Behavior Design Lab di Stanford University dan penulis buku Tiny Habits , menjelaskan bahwa salah satu kesalahan besar dalam perubahan perilaku adalah terlalu mengandalkan kemauan keras atau willpower . Padahal, kemauan keras biasanya hanya kuat di awal....

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"