Postingan

Menampilkan postingan dengan label Musa

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pelajaran dari Kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir

Gambar
Saat mendengarkan kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir yang disampaikan oleh Dr. Hathout di Islamicity TV: https://youtu.be/D-caVLHckW8?list=TLGGBRqdM8B7VrsyMzEyMjAyMg saya mendapatkan sisi lain dari kisah ini. Ternyata beda antara orang yang ahli dengan orang yang tidak ahli.  Tukang Sihir Fir'aun sebagai orang yang ahli dalam masalah sihir memahami bahwa apa yang dilakukan Nabi Musa bukanlah sihir, tapi mu'jizat dari Allah SWT. Itulah sebabnya mereka bersujud saat melihat mu'jizat tersebut. Meskipun diancam oleh Fir'aun dengan ancaman siksaan yang pedih dan kematian, mereka tidak gentar. Itulah hebatnya ilmu. Lain halnya dengan Fir'aun yang tidak mengerti dengan sihir, dia hanya menganggap bahwa Musa yang mengajarkan sihir tersebut kepada tukang sihir itu.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"