DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Pelajaran dari Kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir

Saat mendengarkan kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir yang disampaikan oleh Dr. Hathout di Islamicity TV:

https://youtu.be/D-caVLHckW8?list=TLGGBRqdM8B7VrsyMzEyMjAyMg

saya mendapatkan sisi lain dari kisah ini. Ternyata beda antara orang yang ahli dengan orang yang tidak ahli. 

Tukang Sihir Fir'aun sebagai orang yang ahli dalam masalah sihir memahami bahwa apa yang dilakukan Nabi Musa bukanlah sihir, tapi mu'jizat dari Allah SWT. Itulah sebabnya mereka bersujud saat melihat mu'jizat tersebut. Meskipun diancam oleh Fir'aun dengan ancaman siksaan yang pedih dan kematian, mereka tidak gentar. Itulah hebatnya ilmu.

Lain halnya dengan Fir'aun yang tidak mengerti dengan sihir, dia hanya menganggap bahwa Musa yang mengajarkan sihir tersebut kepada tukang sihir itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)