Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasehat Perkawinan

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pesan Kyai Langitan : Bila melihat dunia jangan lihat keatas

Gambar
Kyai H. Wahab Hasbullah (paling kanan - berdiri) sedang memberi nasehat perkawinan  Saat menghadiri pernikahan drh. Arief Nurcahyo dan Eva Rediana, S.Pd di Desa Wono Agung, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, penulis menyimak nasehat perkawinan yang disampaikan oleh Kyai H. Wahab Hasbullah, pimpinan Pondok Pesantren As Salafiyah. Beliau menyampaikan beberapa poin sebagai berikut: Bila istri menyalami tangan suami, maka gugurlah dosa-dosanya. Itulah sebabnya beliau menyarankan kepada para istri bila akan meninggalkan rumah, jabatlah tangan suami ketika meminta izin, karena hal tersebut akan menggugurkan dosa. Beliau juga mempromosikan agar pasangan suami istri yang masih baru ini untuk memiliki banyak anak, karena hal tersebut merupakan sesuatu yang disunnahkan oleh Rasulullah, dan hal tersebut banyak pahalanya. Beliau mengharapkan bila pasangan suami istri ini nanti kelak dikaruniai dengan anak-anak, maka mereka harus disusui karena pahala menyusui sangat luar biasa...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"