Postingan

Menampilkan postingan dengan label PAGT

Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pelatihan Proses Asuhan Gizi Terstandar

Gambar
Pada hari Rabu-Jum'at, 12-14 Juni 2013 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas diselenggarakan Pelatihan Proses Asuhan Gizi Terstandar. Pelatihan ini diselenggarakan oleh DPC Persagi Kabupaten Kapuas. Narasumber dalam pertemuan ini adalah Ibu Miranti Gutawa, M.Si dan dr. Julistio, Sp.A(K) dari RS Hasan Sadikin, Bandung. Kedua narasumber ini adalah penulis buku tentang Proses Asuhan GIzi Terstandar. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga gizi rumah sakit se-Kalimantan Tengah.

Sosialisasi Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT)

Gambar
Peserta pembukaan Sosialisasi PAGT Meskipun tidak tersedia dana untuk pelatihan, Instalasi Gizi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo tetap mengadakan kegiatan Sosialisasi Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) mengingat asuhan ini sudah menjadi standar nasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Mei 2011 bertempat di aula rumah sakit. Narasumber dari kegiatan ini adalah Bapak Jurianto Gambir, S.Si.T, M.Kes, dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pontianak, Kalimantan Barat. Menurut Bapak Jurianto Gambir dalam pengantarnya, beliau mengatakan bahwa standar ini diadopsi oleh ahli gizi dari American Dietitien Association. Rumah sakit yang sangat aktif untuk mengadopsi standar ini adalah RS Hasan Sadikin Bandung. Beliau menyampaikan bahwa dalam penerapannya, standar ini sangat membutuhkan kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam pelayanan terhadap pasien yaitu dokter, perawat, petugas gizi, dan tentu pasien itu sendiri. Klik tautan berikut ini:  PAGT

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)