Postingan

Menampilkan postingan dengan label PT. Graha Inti Jaya

Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Aksi Sosial Donor Darah PT. Graha Inti Jaya

Gambar
Peserta donor darah di PT. GIJ ( Courtesy of Latifah ) Pada hari Senin, 22 Mei 2017 bertempat di PT. Graha Inti Jaya, Desa Manusup, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng, dilaksanakan kegiatan Aksi Sosial Donor Darah PT. Graha Inti Jaya (PT. GIJ). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga tempat terpisah yaitu di kantor, di pabrik dan di kebun yang ada di Lamunti. Petugas dari Unit Transfusi Darah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas serta relawan PMI menginap dulu satu hari sebelumnya di wisma PT. GIJ. Menurut keterangan dari Debi, staf UTD RS, kantung darah yang berhasil dikumpulkan per golongan adalah sebagai berikut: Golongan A = 11 kantong Golongan B = 11 kantong Golongan O = 15 kantong Golongan AB = 2 kantong

Kabut Asap Mencapai Mess PT. Graha Inti Jaya

Gambar
Kabut asap dilihat dari Mess PT. Graha Inti Jaya Pagi ini (Jum'at, 19 September 2014) agak lain dari hari-hari sebelumnya. Kabut asap mulai menutupi daerah pemukiman di PT. Graha Inti Jaya yang terletak di tengah-tengah kebun sawit. Menurut informasi yang admin terima, ada kebakaran kebun sawit di Lamunti. Kebakaran ini mengakibatkan bertambahnya kabut asap yang mencapai daerah Desa Manusup. Syukurlah pada siang harinya, hari lebih terang dan asap pun menghilang.

Serasa Berada di Cina

Gambar
Mungkin judul diatas terasa berlebihan, namun semangat itu yang penulis rasakan ketika berkunjung ke PT. Graha Inti Jaya. Saat memasuki ruang makan, beberapa ungkapan yang memotivasi langsung ada di dinding ruang makan diantaranya bagaimana membangun pondasi perusahaan yang kokoh sehingga bisa bertahan ratusan tahun. Ungkapan lain yaitu pengembangan merupakan sarana untuk keberlangsungan hidup. Jam makan pagi di perusahaan ini dari jam 5-7 WIB. Mereka menyediakan bakpao, bubur nasi dan mie. Pemasak mengatakan bahwa orang Cina tidak bisa kalau tidak ada bubur nasi. Jam masuk kantornya jam 6 pagi. Berbagai tulisan di majalah dinding yang ada di kantor juga berbahasa Cina.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas