Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pekerja Seks Komersial

DPD PPNI Kabupaten Kapuas Salurkan Bantuan Rp13,2 Juta untuk Perawat Korban Musibah Kebakaran

Gambar
  DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) PPNI Kabupaten Kapuas menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rekan sejawat perawat, Elsa Maria, yang mengalami musibah kebakaran rumah. Bantuan yang disalurkan sebesar Rp13.200.000 yang berasal dari donasi para perawat di Kabupaten Kapuas, baik yang diserahkan secara langsung maupun dihimpun secara kolektif melalui Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI di berbagai wilayah. Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas Elvina,S.Kep.,Ners,MM melalui Ketua Bapena PPNI Kabupaten Kapuas Muhammad Hipni, S.Kep,Ners.,MH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama perawat. Menurutnya, bantuan ini merupakan bukti nyata kuatnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan profesi perawat, khususnya di Kabupaten Kapuas. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPK PP...

Penyuluhan Kesehatan di Lokalisasi (Timpah)

Gambar
Demonstrasi penggunaan kondom dengan model penis Pada hari Rabu, 4 Juli 2012, rombongan dari Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengunjungi beberapa lokalisasi yang ada di Kecamatan Timpah untuk memberikan penyuluhan. Ada sekitar 20-an pekerja seks komersial (PSK) yang mengikuti penyuluhan tersebut. Penyuluhan mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) disampaikan oleh dr. Tri Setyautami, MPHM (Kepala Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan). Dalam penyuluhan tersebut juga diperagakan bagaimana menggunakan kondom dengan menggunakan model penis yang tersedia. Keberadaan lokalisasi di Kecamatan Timpah adalah sebagai tambahan dari maraknya kegiatan penambangan emas di daerah tersebut. Kondisi yang memprihatinkan adalah rendahnya tingkat penggunaan kondom di kalangan pengguna jasa. PSK yang bekerja di lokalisasi ini menggambarkan laki-laki yang memanfaatkan jasa mereka tapi tidak mau menggunakan kondom sebagai orang yang "kurang pintar". Keada...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)