Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perdami

Israel dalam Krisis: Faktor-Faktor yang Menempatkan Negara Ini dalam Masalah Besar

Gambar
Israel saat ini menghadapi masalah besar akibat berbagai faktor yang timbul dari konflik yang terus berlangsung dengan Palestina, terutama dengan Hamas di Gaza. Berikut adalah poin-poin utama yang menjelaskan mengapa Israel berada dalam situasi yang sangat sulit: Tuduhan Pembersihan Etnis dan Apartheid Opsi Israel untuk mengelola dinamika populasi dalam wilayah Greater Israel (termasuk Gaza dan Tepi Barat) sangat terbatas. Israel tidak bisa menjadi negara demokratis yang lebih besar atau mewujudkan solusi dua negara yang layak. Pilihan yang tersisa adalah apartheid, yang saat ini sedang dipraktikkan menurut laporan organisasi seperti Amnesty International, atau pembersihan etnis, yang diduga sedang diupayakan Israel dengan membuat Gaza tidak layak huni dan membunuh banyak warga Palestina. Kebuntuan Militer Meskipun melakukan upaya militer besar-besaran, Israel belum mampu mengalahkan Hamas secara tegas. Kelompok ini terus beroperasi dan melancarkan serangan, menciptakan ancaman keamana

Bakti Sosial Operasi Katarak Asian Muslim Charity Foundation (AMCF) di Kapuas

Gambar
Pada hari Ahad, 25 Oktober 2020 bertempat di Zoom Meeting dilaksanakan kegiatan pembukaan Bakti Sosial Operasi Katarak yang merupakan kerjasama antara Asian Muslim Charity Foundation (AMCF), Klinik Mata Tambun Bungai, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI).  Operasi mata dilaksanakan di ruang bedah sentral RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Pendataan pasien katarak dilakukan oleh puskesmas-puskesmas se-kabupaten Kapuas. Sebelum operasi katarak diadakan juga kegiatan refreshing untuk para dokter puskesmas terkait bagaimana melakukan penjaringan pasien katarak. Yang menjadi narasumber adalah dr. Grace, SpM dari Klinik Mata Tambun Bungai, Palangka Raya. Kegiatan operasi katarak ini dibuka oleh Prof. DR. dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, Sp.M(K), penasehat Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) periode 2019-2022. Foto dan sebagian berita dikirimkan oleh M. Hipni

Operasi Katarak di RSUD

Gambar
Dokter mata sedang memeriksa pasien Operasi Katarak dilaksanakan di BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas pada hari Jum'at, 25 April 2014. Ada 7 (tujuh) orang dokter spesialis mata dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) yang melakukan pemeriksaan awal dan operasi bagi pasien katarak. Mereka adalah: dr. Titi Asliati, SpM dr. Nanda Lessi Hafni Eka Putri, SpM dr. Diah Ekawati, SpM dr. Dialika, SpM dr. Rosmayati, SpM dr. Nuriatun, SpM dr. Sirmalinda, SpM Rombongan Perdami didampingi oleh petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Petugas rumah sakit didampingi oleh perawat Akper dalam melayani pasien katarak. Kegiatan ini disponsori oleh PT. Telkom, Bank Kalteng, PT. PLN, Telkomsel, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD). Sampai saat tulisan ini dimuat ada 27 pasien yang disetujui untuk dioperasi katarak.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan