Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perguruan Silat

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Ujian Kenaikan Tingkat Bagi Asisten Pelatih Perguruan Silat Telapak Sakti

Gambar
Bapak Sugiyarto (kiri) ( Courtesy of Sugiyarto ) Bapak Sugiyarto (paling kiri)  ( Courtesy of Sugiyarto ) Bapak Sugiyarto (berdiri - keempat dari kiri)  ( Courtesy of Sugiyarto ) Pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober 2015 bertempat di Padepokan Pusat Lembaga Seni Bela Diri Pencak Silat Telapak Sakti Indonesia, Dongkelan Kauman, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta dilaksanakan acara konversi kenaikan sabuk sekaligus acara hari jadi Perguruan Pencak Silat Telapak Sakti. Pendiri Cabang Kalteng, Bapak Sugiyarto mendapat dua gelar yaitu sebagai instruktur sabuk merah dan mendapatkan penghargaan sabuk hitam (pendekar muda) yang akan disyahkan tahun depan pada konversi kenaikan sabuk ke-2. Saat ini Bapak Sugiyarto adalah pelatih Pencak Silat Telapak Sakti di Pondok Pesantren Al-Amn Kapuas.

Penerimaan anggota baru Perguruan Silat Telapak Sakti

Gambar
Foto bareng anggota Perguruan Silat Telapak Sakti ( Courtesy of Sugiarto ) Perguruan Telapak Sakti cabang Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas merekrut anggota baru. Dalam latihan yang mereka selenggarakan ada 40 orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Saat ini di pondok pesantren ada 30 orang yang memiliki sabuk kuning, 25 orang sabuk hijau, 2 orang sabuk coklat dan 6 orang sabuk merah. Latih tanding sesama anggota  ( Courtesy of Sugiarto )

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)