Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pertamax

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Premium Habis di SPBU dan Harga Pertamax Hanya Rp 10.000

Gambar
Harga Pertamax Rp 10.000 Saat mengisi Pertamax di SPBU di Jalan Trans Kalimantan, dekat Handil Baras, ada tulisan Pertamax hanya Rp 10.000. Harga ini sangat luar biasa, karena sebelumnya harga pertamax selalu diatas Rp 12.000. Kebetulan premium sedang kosong, akhirnya banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang menggunakan Pertamax. Saat pulang, melintasi SPBU di Jalan Pemuda, ada tulisan Premium Habis Lebih Baik Menggunakan Pertamax. Nampaknya transisi menuju Pertamax akan segera berlangsung.

Akhirnya ada juga yang membeli Pertamax

Gambar
Pembeli Pertamax di SPBU Jl. Trans Kalimantan, Kuala Kapuas Antrian bensin dan solar di SPBU Jl. Trans Kalimantan, Kuala Kapuas cukup panjang. Panjangnya antrian ini akhirnya membuat salah satu mobil sedan memutuskan untuk membeli Pertamax. Sayangnya posisi pengisian Pertamax terletak dalam antrian motor yang sangat panjang. Akhirnya pembeli Pertamax harus masuk dari pintu keluar dan mundur ke belakang untuk bisa mengakses tempat pengisian Pertamax. Kelangkaan bensin tidak serta merta membuat masyarakat beralih ke Pertamax. Meskipun dilapangan harga Premium sudah mencapai Rp 8.000 per liter, bahkan dimalam hari harganya bisa mencapai Rp 9.000 per liter, sama dengan harga Pertamax. Semoga kunjungan Pak Dahlan Iskan ke Banjarmasin, bisa membawa perubahan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)