Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pesan Kubur

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Renungan di Tengah Kuburan: Mengingat Akhirat Sebagai Tujuan Akhir

Gambar
  Setiap perjalanan hidup akan sampai pada satu titik akhir, yaitu kematian. Saat saya menghadiri prosesi pemakaman Almarhum Haji Anderson bin Sakri Khalid, seorang anggota Rukun Kematian Fardhu Kifayah Al-Inayah, di Pekuburan Muslimin Jalan A. Yani, Kuala Kapuas, hati ini kembali disadarkan pada hakikat kehidupan yang fana. Di bawah naungan tenda sederhana, kami, keluarga, sahabat, dan tetangga, berkumpul mengiringi jenazah hingga tempat peristirahatannya yang terakhir. Setelah shalat jenazah, suasana semakin hening saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Ketika itu, kaum Masjid Nurul Iman menyampaikan peringatan yang menyentuh hati kepada para pelayat. "Kematian adalah benar, alam kubur adalah benar, surga dan neraka adalah benar." Kalimat sederhana ini mengetuk hati kami yang hadir. Betapa sering kita terlena oleh hiruk-pikuk dunia hingga lupa mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi di akhirat. Mereka mengingatkan kami agar menjadikan Qur'an sebagai panduan, Rasulull...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)