Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pesan Kubur

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Renungan di Tengah Kuburan: Mengingat Akhirat Sebagai Tujuan Akhir

Gambar
  Setiap perjalanan hidup akan sampai pada satu titik akhir, yaitu kematian. Saat saya menghadiri prosesi pemakaman Almarhum Haji Anderson bin Sakri Khalid, seorang anggota Rukun Kematian Fardhu Kifayah Al-Inayah, di Pekuburan Muslimin Jalan A. Yani, Kuala Kapuas, hati ini kembali disadarkan pada hakikat kehidupan yang fana. Di bawah naungan tenda sederhana, kami, keluarga, sahabat, dan tetangga, berkumpul mengiringi jenazah hingga tempat peristirahatannya yang terakhir. Setelah shalat jenazah, suasana semakin hening saat jenazah diturunkan ke liang lahat. Ketika itu, kaum Masjid Nurul Iman menyampaikan peringatan yang menyentuh hati kepada para pelayat. "Kematian adalah benar, alam kubur adalah benar, surga dan neraka adalah benar." Kalimat sederhana ini mengetuk hati kami yang hadir. Betapa sering kita terlena oleh hiruk-pikuk dunia hingga lupa mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi di akhirat. Mereka mengingatkan kami agar menjadikan Qur'an sebagai panduan, Rasulull...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)