Postingan

Menampilkan postingan dengan label Philippine Red Cross

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Tempat Buang Air Kecil Tanpa Air

Gambar
Tempat buang air kecil tanpa air dan tissue Peringatan yang diletakkan diatas tempat buang air kecil diatas Dalam rangka mendukung program ramah lingkungan, Palang Merah Filipina menjalankan proyek penyediaan tempat buang air kecil yang tidak menggunakan air sama sekali di toiletnya. Hal ini cukup merepotkan bagi orang Indonesia yang biasa menggunakan air, karena diatas tempat buang air kecil tersebut ada tulisan:  " Tidak ada siraman. Tempat buang air kecil tanpa air. Jangan gunakan air atau cairan lain. Proyek ramah lingkungan " Sayangnya proyek ini kurang didukung dengan ruangan yang memadai. Bau pesing lebih dominan dari pewangi yang disediakan di ruangan tersebut.

Pelatihan Magpi di Palang Merah Filipina

Gambar
Peserta Pelatihan Magpi Pada hari Selasa-Rabu, 13-14 Mei 2014 bertempat di ruang konferensi Palang Merah Fillipina dilaksanakan kegiatan Pelatihan Magpi. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa provinsi di Filipina yang terlibat dalam "Hayan Response" dan beberapa staf dari Divisi Kesehatan. Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas mendapatkan kehormatan untuk menjadi pelatih dalam pelatihan tersebut. Dalam pelatihan ini para peserta diperkenalkan dengan aplikasi Magpi yang ada di Android dan App Store-nya Apple. Peserta diajarkan bagaimana mendisain kuesioner di internet, kemudian mengirim kuesioner tersebut ke "mobile phone" atau "tablet". Para peserta juga diminta untuk melakukan survei kecil-kecilan menggunakan telepon genggam atau tablet tersebut. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)