Postingan

Menampilkan postingan dengan label Potong Pantan

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Potong Pantan di Desa Jangkang

Gambar
Wakil Bupati Kapuas saat acara potong pantan Pada tanggal 26 September 2011 bertempat di Desa Jangkang, Kecamatan Mandau Talawang diselenggarakan kegiatan potong pantan dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Kapuas, Bapak Suraria Nahan. Sebelum acara potong pantan dimulai, pembaca karungut meminum malaga sebanyak satu cangkir, kemudian sambil memegang ayam jago, dia menyampaikan karungut sambil sesekali mengangkat ayam tersebut dihadapan para tamu. Setelah menyampaikan karungutnya, mantan damang Kecamatan Kapuas Tengah menyampaikan juga karungutnya, setelah itu kegiatan potong pantan dipimpin oleh calon damang Kecamatan Pasak Talawang. Beliau menyampaikan bahwa pantan ini tidak boleh sampai terpotong karena kalau terpotong artinya hubungan mereka dengan tamu akan terputus. Setelah pengantar barulah kain penutup pantan dilipat ke tengah, kemudian kepada wakil bupati dan rombongan dipersilahkan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Setelah tanya jawab singkat, ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)