Postingan

Menampilkan postingan dengan label Potong Pantan

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Potong Pantan di Desa Jangkang

Gambar
Wakil Bupati Kapuas saat acara potong pantan Pada tanggal 26 September 2011 bertempat di Desa Jangkang, Kecamatan Mandau Talawang diselenggarakan kegiatan potong pantan dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Kapuas, Bapak Suraria Nahan. Sebelum acara potong pantan dimulai, pembaca karungut meminum malaga sebanyak satu cangkir, kemudian sambil memegang ayam jago, dia menyampaikan karungut sambil sesekali mengangkat ayam tersebut dihadapan para tamu. Setelah menyampaikan karungutnya, mantan damang Kecamatan Kapuas Tengah menyampaikan juga karungutnya, setelah itu kegiatan potong pantan dipimpin oleh calon damang Kecamatan Pasak Talawang. Beliau menyampaikan bahwa pantan ini tidak boleh sampai terpotong karena kalau terpotong artinya hubungan mereka dengan tamu akan terputus. Setelah pengantar barulah kain penutup pantan dilipat ke tengah, kemudian kepada wakil bupati dan rombongan dipersilahkan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Setelah tanya jawab singkat, ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"