Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Potong Pantan di Desa Jangkang

Wakil Bupati Kapuas saat acara potong pantan
Pada tanggal 26 September 2011 bertempat di Desa Jangkang, Kecamatan Mandau Talawang diselenggarakan kegiatan potong pantan dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Kapuas, Bapak Suraria Nahan. Sebelum acara potong pantan dimulai, pembaca karungut meminum malaga sebanyak satu cangkir, kemudian sambil memegang ayam jago, dia menyampaikan karungut sambil sesekali mengangkat ayam tersebut dihadapan para tamu.

Setelah menyampaikan karungutnya, mantan damang Kecamatan Kapuas Tengah menyampaikan juga karungutnya, setelah itu kegiatan potong pantan dipimpin oleh calon damang Kecamatan Pasak Talawang. Beliau menyampaikan bahwa pantan ini tidak boleh sampai terpotong karena kalau terpotong artinya hubungan mereka dengan tamu akan terputus. Setelah pengantar barulah kain penutup pantan dilipat ke tengah, kemudian kepada wakil bupati dan rombongan dipersilahkan untuk menyampaikan sepatah dua patah kata.

Setelah tanya jawab singkat, dimulailah pemotongan pantan. Kegiatan pemotongan ini dilakukan oleh sebagian rombongan yang mengikuti wakil bupati yang terdiri dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Berikut ini adalah cuplikan videonya:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)