Postingan

Menampilkan postingan dengan label Prajabatan

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Prajabatan Golongan II Tahun 2012

Gambar
Kegiatan baris berbaris dalam Prajabatan Golongan II Tahun 2012 Mulai tanggal 15 Februari 2012, para Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Kapuas mengikuti Prajabatan. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Setelah itu kegiatan rutin pemberian materi dilaksanakan di aula Hotel Roos . Menurut keterangan dari panitia pelaksana, peserta tidak diinapkan. Selain kegiatan pengajaran di ruangan, para peserta juga mengikuti kegiatan baris berbaris yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas. 

Prajabatan Golongan I dan II Tahun 2011

Gambar
Pembukaan prajabatan ini dilakukan di Gedung Pertemuan Umum Manggatang Tarung. Kegiatan ini diikuti oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang masuk melalui jalur reguler dan jalur honor daerah. Ada 3 kelompok honor daerah dan 4 kelompok reguler. Mereka ditempatkan di tiga tempat terpisah. Pada mulanya lama prajabatan ini berbeda antara yang honorer dan reguler, tapi dengan ketentuan baru dari Lembaga Administrasi Negara, lama prajabatan antara keduanya disamakan yaitu sekitar 19 hari. Semoga para CPNS ini dapat menjadi abdi negara yang berdedikasi tinggi.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas