Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rumah Sakit

Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Workshop Standar Akreditasi Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Rumah Sakit dan Klinik Utama Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Gambar
  Gambar ini dibuat oleh ChatGPT 4 Rita Juliawati - Ketua Panitia Peserta: 109 orang (90 dari 13 kabupaten dari RS dan Klinik Swasta), 19 peserta dari Kota dan Provinsi.  Narasumber: Kementerian Kesehatan RI (3 orang), 1 orang secara daring.  Pelaksanaan 22-24 November 2023 di Hotel Aquarius. Suyuti Syamsul - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Saat ini pasien bisa menuntut petugas kesehatan, bila mereka menganggap bahwa petugas kesehatan melakukan kelalaian.  Beliau termasuk yang tidak setuju dengan banyaknya organisasi profesi. Hal ini menimbulkan masalah etik.  Akreditasi untuk memenuhi perubahan layanan. BOR RS di Palangka Raya jarang yang tinggi. 33 RS di Kalimantan Tengah: 21 RS Umum, 1 RS Jiwa, TNI dan Polri masing-masing 1 26 RS terakreditas (78,78%) Edi - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Ada 6 lembaga akreditasi rumah sakit

Ke Tokyo, Shanghai atau Santiago

Gambar
Bagi praktisi rumah sakit, mendapat kesempatan untuk mengikuti International Practicum on Acreditation and Quality Improvement yang diselenggarakan oleh Joint Commission International (JCI) merupakan suatu kesempatan yang berharga. Tahun ini, JCI mengagendakan beberapa kali kegiatan tersebut di berbagai kota besar yaitu Singapore, Tokyo, Shanghai, dan Santiago. Kegiatan di Singapore sudah berlalu, tinggal tiga lokasi lagi yang masih tersedia.  Adapun jadwal yang tersisa tersebut adalah: Tokyo : 12-16 September 2016 Shanghai : 10-14 Oktober 2016 Santiago : 12-16 Desember 2016 Dalam praktikum ini para peserta akan belajar tentang: Pengenalan pada standar-standar JCI Ulasan tentang standar berpusat pada pasien Ulasan tentang standar manajemen organisasi Survei Sesudah survei Metode evaluasi telusur Simulasi survei Standar-standar yang menantang Pengantar simulasi telusur Sasaran keselamatan pasien Menjawab pertanyaan telusur Persyaratan partisipas...

Pelatihan Penyusunan Tarif Pelayanan Rumah Sakit

Gambar
Direktur RS (kanan) sedang memberikan sambutan Pada hari Sabtu, 2 Maret 2013 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan kegiatan Pelatihan Penyusunan Tarif Pelayanan Rumah Sakit. Narasumbernya adalah Atik Heru Maryanti, SE, Akt., ST., MBA., Direktur SDM, Pemasaran dan Pengembangan Bisnis RS Antam Medika sekaligus sebagai Direktur dan Senior Konsultan di Sansekerta Consulting Group . Dalam pelatihan ini Ibu Atik menjelaskan bahwa penyusunan tarif rumah sakit sebaiknya dilakukan dengan menghitung Unit Cost (UC) dengan metode Modified Activity Based Costing Approach . Cara inilah yang akhirnya berujung pada terbentuknya standar pembayaran seperti INA-CBG. Penghitungan unit cost ini dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan negosiasi terhadap pemerintah daerah. Sebesar apa subsidi yang diperlukan oleh rumah sakit.

Bangunan lain di RS Kuala Kapuas

Gambar
Bangunan yang berdampingan dengan rumah dokter Catatan terjemahan: Pada bangunan ini terdapat fasilitas: laundry, toilet (kamar mandi), ruangan untuk karyawan. Foto ini dibuat diantara tahun 1931/1943. Bila ada yang ingin memesan atau mencetak gambar-gambar kuno diatas, dapat menghubungi: mission 21 evangelisches missionswerk basel Barbara Frey Näf Missionsstrasse 21, CH-4003 Basel Tel: +41 61 260 23 09; Fax: +41 61 260 22 68 eMail: barbara.frey@mission-21.org http://www.mission-21.org/ http://www.bildungszentrum-21.ch/

Akomodasi untuk mantri - foto

Gambar
"Koeala Kapoeas: policlinic. Accomodation for the mantri, and behind the main building."  (Courtesy of  mission 21, evangelisches missionswerk basel ) Selain menyediakan akomodasi untuk para dokter dan perawat yang berasal dari Swiss, RS Hanggulan Sinta juga menyediakan akomodasi untuk para mantri yang berasal dari orang lokal. Perhatian seperti ini yang juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan menyediakan perumahan bagi petugas kesehatan, namun dengan kemampuan yang terbatas.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas