Postingan

Menampilkan postingan dengan label Santri

Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Nuryasin di Desa Kemon Jaya, Waropen

Salah seorang santri Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yang disekolahkan ke Ma'had An-Nu'aimy Jakarta, menjalani pengabdian di Desa Kemon Jaya, Kecamatan Ureifasei, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua. Setiap hari beliau mengajarkan sekitar 50 orang anak-anak untuk membaca Iqro' dan Al-Qur'an. Wilayah yang ditempatinya saat ini merupakan wilayah transmigrasi. Untuk masyarakat lokal, umumnya beragama Kristen. Selain memberikan pengajaran membaca Qur'an, beliau juga memberikan bimbingan kepada orang-orang tua yang ingin belajar tentang Islam. Pengabdian ini dilakukan selama satu tahun, sejak bulan Juli yang lalu. Insya Allah pengabdiannya berakhir tahun depan.

Bincang-bincang dengan santri Islamic Centre Bin Baz

Admin : Di pondok pesantren ada kewajiban menghapal Qur'an? Santri : Ya, dalam satu semester kami diharapkan untukmenghapalkan tiga juz. Jadi karena saya sudah enam semester disana, insya Allah sudah menghapalkan sebanyak 18 juz. Admin : Wah kalau begitu harus diulang-ulang ya agar tidak lupa! Santri : Ya, bahkan waktu kami kemarin ujian akhir, banyak hapalanyang lupa. Tapi nanti waktu kami pengabdian di pondok pesantren, gurunya berjanji untuk membentuk halaqah Qur'an, untuk mengulang-ulang hapalan kami.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas