Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sate Ayam

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Warung Sate A. Yani

Gambar
Mempersiapkan pesanan sate ayam Warung sate ini di Jalan A. Yani (depan Pegadaian - Lampu Merah). Buka dari jam 15.30 sampai jam 21.00 WIB. Harga 10 tusuk tanpa lontong Rp 14.000, kalau dengan lontong Rp 16.000.

Sate Ayam Sahabat

Gambar
Penjual Sate Ayam Sahabat Sate Ayam Sahabat mangkal di dekat Apotek Sederhana, di Pasar Sari Mulia. Beliau mulai berada di tempat ini mulai jam 08.00 WIB dan paling lambat pulang jam 17.00 WIB. Harga satu porsinya (10 tusuk sate ayam + ketupat) adalah Rp 8.000. Bapak penjual sate ini dapat dihubungi pada nomor HP 082159214044. Alamat rumah beliau adalah Jl. Mahakam Gg. VII, Kuala Kapuas. 1 porsi sate ayam sahabat yang dibungkus Beliau sudah berjualan sate ayam ini sejak tahun 1993. Beliau bisa membuat sate ayam ini karena sebelumnya pernah bekerja dengan paman di Palangka Raya yang membuka toko makan dengan menu ikan bakar dan sate ayam. Dengan ketrampilan ini beliau berjualan sate ayam. Dalam sehari beliau bisa menghabiskan sekitar 1000-1200 tusuk sate. Beliau mulai mempersiapkan jualannya ini mulai jam 03.00 WIB setiap harinya. Beliau membeli daging ayam di pasar sebanyak kurang lebih 10 kilogram sehari.  Berikut ini adalah video penyiapan pesanan sate ayam yang dibu...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)