Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sate Ayam

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Warung Sate A. Yani

Gambar
Mempersiapkan pesanan sate ayam Warung sate ini di Jalan A. Yani (depan Pegadaian - Lampu Merah). Buka dari jam 15.30 sampai jam 21.00 WIB. Harga 10 tusuk tanpa lontong Rp 14.000, kalau dengan lontong Rp 16.000.

Sate Ayam Sahabat

Gambar
Penjual Sate Ayam Sahabat Sate Ayam Sahabat mangkal di dekat Apotek Sederhana, di Pasar Sari Mulia. Beliau mulai berada di tempat ini mulai jam 08.00 WIB dan paling lambat pulang jam 17.00 WIB. Harga satu porsinya (10 tusuk sate ayam + ketupat) adalah Rp 8.000. Bapak penjual sate ini dapat dihubungi pada nomor HP 082159214044. Alamat rumah beliau adalah Jl. Mahakam Gg. VII, Kuala Kapuas. 1 porsi sate ayam sahabat yang dibungkus Beliau sudah berjualan sate ayam ini sejak tahun 1993. Beliau bisa membuat sate ayam ini karena sebelumnya pernah bekerja dengan paman di Palangka Raya yang membuka toko makan dengan menu ikan bakar dan sate ayam. Dengan ketrampilan ini beliau berjualan sate ayam. Dalam sehari beliau bisa menghabiskan sekitar 1000-1200 tusuk sate. Beliau mulai mempersiapkan jualannya ini mulai jam 03.00 WIB setiap harinya. Beliau membeli daging ayam di pasar sebanyak kurang lebih 10 kilogram sehari.  Berikut ini adalah video penyiapan pesanan sate ayam yang dibu...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)