Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tikungan

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Peringatan Untuk Tikungan Tajam di Basarang

Gambar
Peringatan adanya tikungan tajam Bila kita melewati Basarang Km. 4 dari arah Palangka Raya ke Kuala Kapuas maka kita akan mendapati peringatan tentang adanya tikungan tajam setiap 250 meter. Peringatan ini disediakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas. Tanda peringatan ini disediakan di bagian kanan dan kiri jalan.  Tikungan tajam di Basarang Tikungan ini sangat tajam, sehingga apabila orang dari arah Palangka Raya melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, maka bisa dipastikan dia tidak akan dapat mengendalikan kendaraannya saat berada di tikungan ini. Itulah sebabnya tikungan ini sudah banyak memakan korban. Pagar jembatan pun sudah berkali-kali dihantam oleh mobil yang tidak dapat mengendalikan lajunya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)