Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tikungan

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Peringatan Untuk Tikungan Tajam di Basarang

Gambar
Peringatan adanya tikungan tajam Bila kita melewati Basarang Km. 4 dari arah Palangka Raya ke Kuala Kapuas maka kita akan mendapati peringatan tentang adanya tikungan tajam setiap 250 meter. Peringatan ini disediakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas. Tanda peringatan ini disediakan di bagian kanan dan kiri jalan.  Tikungan tajam di Basarang Tikungan ini sangat tajam, sehingga apabila orang dari arah Palangka Raya melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, maka bisa dipastikan dia tidak akan dapat mengendalikan kendaraannya saat berada di tikungan ini. Itulah sebabnya tikungan ini sudah banyak memakan korban. Pagar jembatan pun sudah berkali-kali dihantam oleh mobil yang tidak dapat mengendalikan lajunya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"