Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tobacco Control

Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Kondisi pengendalian tembakau di Indonesia masih memprihatinkan

Gambar
  Gambar diatas menunjukkan kondisi penerapan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control - FCTC) di Indonesia. Indonesia belum meratifikasi FCTC. Hal ini disebabkan karena besarnya pengaruh perusahaan rokok di Indonesia. Saat ini pemerintah seperti tidak berdaya menghadapi mereka.  Bila kita lihat gambar diatas maka kita lihat bahwa perusahaan rokok sudah mulai berhasil membuat anak-anak muda menggantikan orang tua mereka yang meninggal karena rokok. Jadi diharapkan sampai akhir abad ini angka merokok di Indonesia akan tetap tinggi. Gambar diatas menunjukkan bahwa pada awal pemerintah Jokowi, ada kemajuan dalam pengendalian tembakau. Namun selama 4 tahun terakhir (2016-2020) hampir tidak ada kemajuan. Sumber: Main Dashboard | Tableau Public

eCourse on Tobacco Control

https://cdl.phfi.org/portal/node/107 Pada tahun 2018 yang lalu, admin mendaftar untuk mendapatkan beasiswa dari John Hopkins University untuk mengikuti "Certificate course on Global Tobacco Control". Sayang admin tidak lulus dalam seleksi. Waktu cari-cari di internet apakah ada lembaga selain John Hopkins University yang memberikan kursus serupa. Admin menemukan alamat diatas. Setelah memastikan bahwa ini bukan SCAM, akhirnya admin mendaftar. Prosesnya cukup panjang karena hanya untuk bayar saja, cukup panjang prosesnya. Admin harus menunggu beberapa bulan kemudian karena diikutkan dalam rombongan berikutnya yaitu Periode Desember 2018 - Maret 2019. Enaknya, semua bahan kuliah sudah disediakan disitus mereka. Setiap ada kuliah baru, kita tinggal mengakses situs diatas dan mendengarkan kuliahnya, membaca bahan kuliah kemudian menjawab kuisnya. Saya sarankan kuis segera dijawab segera setelah mengikuti kuliah dan membaca bahan kuliah agar tidak lupa. Kita diberikan 3 k...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas