Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tobacco Control

Hari Kanker Anak Sedunia: Informasi yang Benar, Harapan yang Lebih Besar

Gambar
  Tanggal 15 Februari 2026 diperingati sebagai Hari Kanker Anak Sedunia . Peringatan ini mengajak kita semua untuk menaruh perhatian pada satu kenyataan penting: peluang sembuh anak dengan kanker sangat dipengaruhi oleh akses terhadap layanan kesehatan dan informasi yang tepat. Poster ini menyampaikan pesan yang kuat. Di negara-negara kaya, sebagian besar anak penderita kanker dapat bertahan hidup karena deteksi dini, pengobatan yang tersedia, serta pendampingan keluarga yang memadai. Namun, di banyak negara berpenghasilan rendah, masih banyak anak yang kehilangan kesempatan itu—bukan semata karena penyakitnya, tetapi karena keterbatasan akses pemeriksaan, rujukan, obat, hingga edukasi kesehatan. Salah satu kunci perubahan adalah akses terhadap informasi kesehatan yang andal . Informasi yang benar membantu orang tua mengenali tanda bahaya lebih cepat, memahami tahapan pemeriksaan dan terapi, serta mengambil keputusan yang tepat tanpa terjebak hoaks atau keterlambatan penanganan...

Kondisi pengendalian tembakau di Indonesia masih memprihatinkan

Gambar
  Gambar diatas menunjukkan kondisi penerapan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control - FCTC) di Indonesia. Indonesia belum meratifikasi FCTC. Hal ini disebabkan karena besarnya pengaruh perusahaan rokok di Indonesia. Saat ini pemerintah seperti tidak berdaya menghadapi mereka.  Bila kita lihat gambar diatas maka kita lihat bahwa perusahaan rokok sudah mulai berhasil membuat anak-anak muda menggantikan orang tua mereka yang meninggal karena rokok. Jadi diharapkan sampai akhir abad ini angka merokok di Indonesia akan tetap tinggi. Gambar diatas menunjukkan bahwa pada awal pemerintah Jokowi, ada kemajuan dalam pengendalian tembakau. Namun selama 4 tahun terakhir (2016-2020) hampir tidak ada kemajuan. Sumber: Main Dashboard | Tableau Public

eCourse on Tobacco Control

https://cdl.phfi.org/portal/node/107 Pada tahun 2018 yang lalu, admin mendaftar untuk mendapatkan beasiswa dari John Hopkins University untuk mengikuti "Certificate course on Global Tobacco Control". Sayang admin tidak lulus dalam seleksi. Waktu cari-cari di internet apakah ada lembaga selain John Hopkins University yang memberikan kursus serupa. Admin menemukan alamat diatas. Setelah memastikan bahwa ini bukan SCAM, akhirnya admin mendaftar. Prosesnya cukup panjang karena hanya untuk bayar saja, cukup panjang prosesnya. Admin harus menunggu beberapa bulan kemudian karena diikutkan dalam rombongan berikutnya yaitu Periode Desember 2018 - Maret 2019. Enaknya, semua bahan kuliah sudah disediakan disitus mereka. Setiap ada kuliah baru, kita tinggal mengakses situs diatas dan mendengarkan kuliahnya, membaca bahan kuliah kemudian menjawab kuisnya. Saya sarankan kuis segera dijawab segera setelah mengikuti kuliah dan membaca bahan kuliah agar tidak lupa. Kita diberikan 3 k...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas