Hubungan Kuat Bukan Soal Menghindari Konflik, Tapi Cara Memperbaikinya

Gambar
  Kapuas.info - Banyak orang berpikir bahwa hubungan yang baik adalah hubungan tanpa konflik. Namun penelitian psikolog terkenal John Gottman menunjukkan hal sebaliknya. Selama bertahun-tahun, Gottman mengundang pasangan-pasangan ke laboratoriumnya di University of Washington. Ia meminta mereka membicarakan masalah nyata yang sedang mereka hadapi. Sementara itu, timnya memantau ekspresi wajah, nada bicara, detak jantung, dan tingkat stres mereka. Hasilnya mengejutkan. Ternyata konflik itu sendiri bukan penyebab hubungan gagal. Semua pasangan pasti bertengkar. Yang membedakan hubungan yang bertahan dan yang gagal adalah kemampuan untuk memperbaiki situasi dengan cepat . Perbaikan ini bisa sangat sederhana: nada bicara yang lebih lembut, sedikit humor, atau pengakuan seperti "Maaf, tadi kata-kataku terlalu keras." Pelajaran untuk Kehidupan Sehari-hari Pola ini tidak hanya berlaku untuk pasangan suami-istri, tapi juga untuk hubungan kerja dan persahabatan. Saat mulai bek...

Kondisi pengendalian tembakau di Indonesia masih memprihatinkan

 


Gambar diatas menunjukkan kondisi penerapan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control - FCTC) di Indonesia. Indonesia belum meratifikasi FCTC. Hal ini disebabkan karena besarnya pengaruh perusahaan rokok di Indonesia.

Saat ini pemerintah seperti tidak berdaya menghadapi mereka. 


Bila kita lihat gambar diatas maka kita lihat bahwa perusahaan rokok sudah mulai berhasil membuat anak-anak muda menggantikan orang tua mereka yang meninggal karena rokok. Jadi diharapkan sampai akhir abad ini angka merokok di Indonesia akan tetap tinggi.


Gambar diatas menunjukkan bahwa pada awal pemerintah Jokowi, ada kemajuan dalam pengendalian tembakau. Namun selama 4 tahun terakhir (2016-2020) hampir tidak ada kemajuan.

Sumber:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas