Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tongkang

Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman, DPK PPNI UPT Puskesmas Sei Tatas Kunjungi DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar

Gambar
Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI) Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung di sebuah vila di kawasan wisata Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota profesi sekaligus bertukar informasi mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan profesi keperawatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPD PPNI Kabupaten Kapuas serta Ketua DPD PPNI Kabupaten Banjar, Muhammad Habibi, S.Kep., MPH. Kehadiran para pengurus dari kedua daerah semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen untuk membangun organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Riza Alfiannor, Amd.Kep., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh...

Kayu-kayu besar masih keluar dari Kabupaten Kapuas

Gambar
Pelarangan penebangan liar tentu saja tidak menghentikan penebangan yang dilakukan oleh perusahan-perusahaan besar. Mereka yang sudah memiliki izin usaha untuk melakukan penebangan tersebut memilih kayu dengan ukuran yang sesuai dengan ketentuan. Namun yang perlu kita awasi adalah apakah upaya reboisasi juga dijalankan. Selama ini di beberapa lokasi di hulu Sungai Kapuas, bekas lokasi penebangan kayu malah digunakan untuk menanam sawit. Alih fungsi lahan ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Tongkang Minyak Di Desa Tajepan

Gambar
Tongkang di Desa Tajepan Dulu, bila kita naik speedboat  ke Banjarmasin, di daerah Kuin kita akan melihat banyak tongkang yang ditambat di tepi sungai. Tapi kalau tongkang tersebut ada di Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung, maka ini merupakan sesuatu yang tidak biasa. Setelah bertanya-tanya kepada masyarakat setempat, rupanya tongkang ini adalah miliki salah seorang haji yang akan digunakan untuk mengangkut minyak, namun setelah mengeluarkan biaya lebih dari dua milyar, tongkang ini masih belum selesai. Tongkang ini sudah satu tahun berada di lokasi ini. Menurut keterangan warga sekarang kepemilikannya berpindah ke orang dari Puruk Cahu, Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)