Postingan

Menampilkan postingan dengan label Turki

The Salahuddin Generation (Serial 1) Bangkit dari Masa Tergelap: “The Rise of the Assassins” dan Awal Lahirnya Generasi Salahuddin

Gambar
  Ada kalanya kita merasa hidup di masa paling buruk dalam sejarah umat: perpecahan, pengkhianatan, musuh yang mengepung, dan rasa putus asa yang sulit dipadamkan. Dalam pembuka serial The Salahuddin Generation , Dr. Hassan Elwan justru mengajak kita “mundur” ke masa yang jauh lebih gelap—untuk membuktikan satu hal: umat pernah jatuh lebih parah, dan pernah bangkit dengan lebih mulia . Episode perdana ini berjudul “The Rise of the Assassins” (tayang perdana 6 Desember 2025 ) dan menjadi fondasi narasi besar: Salahuddin bukan “pahlawan tunggal”, melainkan buah dari sebuah generasi —generasi yang dibentuk oleh krisis, lalu dipulihkan melalui ilmu, lembaga, dan keteguhan iman. 1) Bukan “Salahuddin dulu”, tapi “luka besar sebelum Salahuddin” Alih-alih memulai cerita dari kelahiran sang tokoh, Dr. Hassan Elwan menegaskan: tantangan terbesar generasi Salahuddin bukan semata pasukan Salib, melainkan korupsi dan kerusakan internal —dari penguasa hingga masyarakat. Karena itu, jendela...

Kunjungan mendadak dari Turki

Gambar
Saat melihat statistik di blog Informasi Kapuas dari jam 12.00 kemarin sampai jam 12.00 hari ini (Selasa, 1 Agustus 2017) admin memperhatikan ada yang aneh. Pada pukul 00.00 WIB tadi malam ada kunjungan sebanyak 737. Admin langsung mengecek pada penayangan menurut negara. Ternyata kunjungan tersebut berasal dari Turki. Kalau dilihat dari postingan yang ada, tidak ada artikel yang dikunjungi sebanyak itu. Apa mereka mengunjungi halaman Sultan Abdul Hamid II ?

Sosialisasi Pesantren Sulaimaniyah Cabang Turki

Gambar
Suasana sosialisasi Pada hari Rabu, 14 Juni 2017 bertempat di Masjid Al-Ihsan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pesantren Sulaimaniyah Cabang Turki. Pesantren ini berdiri di Indonesia pada tahun 2005 dengan 5 cabang. Sekarang pada tahun 2017 ini sudah memiliki 35 cabang. Pesantren ini khusus bagi mereka yang ingin menghapal Qur'an dengan metode Turki Utsmani. Calon santri diutamakan yang berumur 13-19 tahun (tamat SMP dan sederajat). Syaratnya harus hapal 1 juz Qur'an. Mereka akan belajar selama 6 tahun di Indonesia. Bagi yang lulus seleksi bisa meneruskan pendidikan S1 di Turki. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik tautan berikut ini: UICCI Kontributor: Muhammad Hipni

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas