Postingan

Menampilkan postingan dengan label Turki

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Kunjungan mendadak dari Turki

Gambar
Saat melihat statistik di blog Informasi Kapuas dari jam 12.00 kemarin sampai jam 12.00 hari ini (Selasa, 1 Agustus 2017) admin memperhatikan ada yang aneh. Pada pukul 00.00 WIB tadi malam ada kunjungan sebanyak 737. Admin langsung mengecek pada penayangan menurut negara. Ternyata kunjungan tersebut berasal dari Turki. Kalau dilihat dari postingan yang ada, tidak ada artikel yang dikunjungi sebanyak itu. Apa mereka mengunjungi halaman Sultan Abdul Hamid II ?

Sosialisasi Pesantren Sulaimaniyah Cabang Turki

Gambar
Suasana sosialisasi Pada hari Rabu, 14 Juni 2017 bertempat di Masjid Al-Ihsan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pesantren Sulaimaniyah Cabang Turki. Pesantren ini berdiri di Indonesia pada tahun 2005 dengan 5 cabang. Sekarang pada tahun 2017 ini sudah memiliki 35 cabang. Pesantren ini khusus bagi mereka yang ingin menghapal Qur'an dengan metode Turki Utsmani. Calon santri diutamakan yang berumur 13-19 tahun (tamat SMP dan sederajat). Syaratnya harus hapal 1 juz Qur'an. Mereka akan belajar selama 6 tahun di Indonesia. Bagi yang lulus seleksi bisa meneruskan pendidikan S1 di Turki. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik tautan berikut ini: UICCI Kontributor: Muhammad Hipni

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)