Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wadai

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Wadai Banjar - Oleh-Oleh Khas Banjarmasin

Gambar
Toko wadai ini terletak di Jl. Ahmad Yani Km. 2 No. 83A, Banjarmasin. Nomor teleponnya 0511-7348887. Toko ini terletak di samping Laboratorium Panasea, dekat RSU Ulin Banjarmasin. Wadai Bingka Coklat Toko wadai ini tampak agak mewah karena ruangannya bersih dan ber-AC. Tokonya agak luas, kue-kuenya di pajang di dinding-dinding ruangan. Wadai gulung durian Pengunjung disajikan dengan berbagai macam jenis wadai (kue) oleh-oleh khas Banjarmasin, mulai dari amplang, dodol Kandangan, dan berbagai wadai gulung. Wadai Gulung Polkadot Kue-kue yang dijual di toko ini dikemas dengan kemasan yang memadai sehingga dapat bertahan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Wadai Gulung Red Velvet Petugas yang melayani di toko ini siap menjawab berbagai pertanyaan seputar berbagai wadai yang dijual di toko ini. Mereka bisa menjelaskan bahan pembuat dari berbagai tersebut. Wadai Gulung Sasirangan Kasturi Tentu kenyamanan yang diperoleh serta baiknya kemasan serta rasa d...

Warung wadai di Pierre Tendean

Gambar
Jalan Kapten Pierre Tendean merupakan salah satu jalan yang cukup padat dihuni disamping Jalan Kapuas dan Jalan Melati. Hal ini karena jalan ini merupakan jalan awal dalam sejarah kota Kuala Kapuas. Hal inilah yang menyebabkan mengapa pada daerah ini banyak sekali rumah-rumah yang terletak di pinggir sungai. Selain rumah, di daerah ini juga banyak terdapat barak-barak. Mengingat tidak semua orang yang menghuni barak-barak ini sudah menikah, maka bagi mereka yang tidak memasak sendiri mereka biasanya akan mencari warung yang menyediakan makanan siap saji. Peluang inilah yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Jalan Kapten Pierre Tendean dalam menyediakan berbagai penganan termasuk wadai (kue). Wadai ini ada yang dibuat sendiri, ada juga titipan dari orang lain. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas