Postingan

Menampilkan postingan dengan label Waterboom

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lokasi Waterboom Kapuas

Pada hari Minggu, 5 Februari 2012, admin menyempatkan diri untuk meninjau lokasi yang akan dibangun waterboom . Setelah bertanya-tanya dengan masyarakat yang ada di pinggir jalan ke arah Mandomai, mereka menunjuk pada Handil Pareimas, Desa Pulau Telo. Ketika admin bertanya di rumah RT, mereka menunjuk ke dalam handil tersebut. Admin menapaki jalan setapak menuju ke dalam. Di dalam handil tersebut masyarakat menunjuk tanah kosong yang terletak di pinggir sungai. Jembatan menuju ke tempat tersebut sudah rusak dan diganti dengan batang kayu seadanya. Admin menyempatkan diri untuk mengabadikan lokasi tersebut, sebagaimana foto diatas.

Waterboom akan hadir tahun ini

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Bapak Paulus K. Manginte, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kapuas, Waterboom akan dibangun di jalan ke arah Mandomai, kurang lebih sekitar 800 meter dari Jalan Jepang, Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat. Saat ini dengan dana sekitar 1 milyar rupiah, pihak PU sudah membebaskan tanah sekitar 2,5 hektar dan akan membangun satu buah kolam dengan ukuran 200 x 70 meter yang juga termasuk kolam untuk anak-anak yang memiliki kedalaman 40 cm. Diharapkan pada tahun ini Waterboom tersebut sudah dapat digunakan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"