Postingan

Menampilkan postingan dengan label e-Buzz

The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

e-Buzz BRI

Gambar
e-Buzz BRI parkir di rumah sakit Kapuas Menurut keterangan situs BRI  per tanggal 31 Desember 2013 yang lalu, BRI memiliki 50 e-Buzz BRI di seluruh Indonesia. Saat parkir di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, petugas e-Buzz menjelaskan bahwa mereka berada di Kapuas selama satu minggu. Mereka berkeliling di beberapa lokasi seperti Basarang, pasar dan rumah sakit. eBuzz ini melayani penarikan tunai melalui ATM yang ada di mobil tersebut, mereka juga melayani setoran tunai melalui teller yang ada di mobil tersebut. Mereka parkir di rumah sakit juga untuk melayani pasien yang ingin menyetor premi BPJS Kesehatan melalui BRI.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas