Postingan

Menampilkan postingan dengan label psikologi kekayaan

PDM Kapuas Gelar Safari Ramadhan di Terusan Raya Barat

Gambar
  ​ KAPUAS  – Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Terusan Raya Barat, Kecamatan Bataguh. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin organisasi untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memantau perkembangan dakwah di tingkat akar rumput selama bulan suci Ramadhan. ​Kunjungan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus PDM Kapuas, tokoh agama, serta warga Muhammadiyah setempat. Dalam sambutannya, perwakilan PDM Kapuas menyampaikan bahwa Safari Ramadhan adalah momentum penting untuk menyelaraskan program kerja organisasi serta memastikan semangat ukhuwah islamiyah tetap terjaga di antara pengurus daerah dan cabang. ​Selain agenda silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan berupa mushaf Al-Qur'an secara simbolis kepada pengurus PCM Terusan Raya Barat. Penyerahan Al-Qur'an ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah jamaah, khus...

Psikologi Kekayaan: Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Mengelola Uang

Gambar
  Apakah banyaknya harta otomatis membuat kita bahagia dan mulia di sisi Allah? Atau justru bisa menjadi ujian yang menjerumuskan? Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki ujian, dan ujian bagi umat beliau adalah kekayaan . Pesan ini terasa sangat dekat dengan kondisi kita hari ini: hidup di tengah arus kapitalisme, iklan yang tak putus, dan budaya “harus punya lebih”. Tulisan ini merangkum gagasan penting dari karya Dr. Osman Umarji “Psychology of Wealth: An Islamic Perspective on Personal Finance” tentang bagaimana Islam membentuk cara pandang seorang Muslim terhadap harta dan keuangan pribadi. 1. Cara Pandang Ekonomi Modern vs Cara Pandang Islam Ekonomi modern (khususnya aliran neoklasik) memandang manusia sebagai makhluk yang selalu mengejar kepuasan maksimal . Tolok ukurnya sederhana: semakin banyak, semakin enak, semakin nyaman, semakin baik. Beberapa ciri cara pandang ini: Tujuan utama: mengejar kesenangan duniawi (pleasure). M...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas