The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Donor darah dalam rangka HUT TNI dan PMI ke-65

Dalam rangka memperingati HUT TNI dan PMI ke-65, Komando Distrik Militer (Kodim) 1011/KLK bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan donor darah yang insya Allah akan diadakan pada hari Senin, 4 Oktober 2010, bertempat di Unit Transfusi Darah (UTD), RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Bagi warga masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut ditunggu di UTD-RS.

Komentar

  1. insya Allah semoga sukses Ustadz.. Afwan gag bisa ikut ane harus keluar kota tanggal itu..

    BalasHapus
  2. Semoga di lain waktu bisa jadi donor sukarela

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas