Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Donor darah dalam rangka HUT TNI dan PMI ke-65

Dalam rangka memperingati HUT TNI dan PMI ke-65, Komando Distrik Militer (Kodim) 1011/KLK bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan donor darah yang insya Allah akan diadakan pada hari Senin, 4 Oktober 2010, bertempat di Unit Transfusi Darah (UTD), RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Bagi warga masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut ditunggu di UTD-RS.

Komentar

  1. insya Allah semoga sukses Ustadz.. Afwan gag bisa ikut ane harus keluar kota tanggal itu..

    BalasHapus
  2. Semoga di lain waktu bisa jadi donor sukarela

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"