Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Lomba Membuat Tandu dan Cerdas Cermat (Red Cross Competition - RCC)

Peserta Lomba Cerdas Cermat
Pada hari Minggu, 29 Maret 2015 bertempat di SMKN 3 Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Red Cross Competition Tingkat Wira. Kegiatan lombanya adalah lomba membuat tandu dan lomba cerdas cermat. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota Palang Merah Remaja Tingkat Wira dari 9 sekolah dilingkungan Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya meliputi 20 regu untuk masing-masing lomba. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 - 15.00 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas