Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bandara Soekarno Hatta

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Jama'ah usul agar langgar di Bandara Soekarno Hatta diperbesar

Gambar
Shalat Subuh di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta Setelah selesai shalat Subuh di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta pada hari Senin, 10 Agustus 2015 salah seorang jama'ah berkata bahwa seharusnya langgar ini diperbesar sehingga bisa menampung lebih banyak orang. Memang langgar di Bandara Soekarno Hatta tersebar di semua Gate. Untuk langgar yang kami tempati ini hanya bisa menampung 12 orang saja sekali shalat. Jadi setelah shalat, jama'ah langsung keluar untuk memberi giliran kepada jama'ah shalat berikutnya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas