Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

The Borneo Orangutan Survival Foundation

Lembaga ini memiliki cabang di Kapuas dengan alamat Jl. Melati No. 9, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas 73514. Teleponnya adalah (0513) 21396. Emailnya adalah bos_mawas@orangutan.or.id . Situs resminya adalah http://orangutan.or.id/home .


Program Yayasan BOS yang berada di Kapuas adalah Program Konservasi Kawasan Mawas yang meliputi 2 kecamatan yaitu:
  1. Kecamatan Mantangai
    • Kalumpang
    • Sei Ahas
    • Katunjung
    • Tumbang Muroi
  2. Kecamatan Timpah
    • Petak Puti
    • Aruk
    • Lawang Kajang
Berdasarkaan informasi dari situs resmi diatas manfaat yang dapat dirasakan dari program ini adalah:
  • Membantu mengurangi emisi gas rumah kaca di dunia;
  • Secara langsung meningkatkan kepedulian dunia internasional untuk menyelamatkan species penting (orangutan);
  • Berpengaruh positif terhadap kehidupan ekonomi masyarakat sekitar Kawasan Mawas;
  • Melaksanakan Konvensi Keanekaragaman Biologi/Convention on Biological Diversity (CBD), Agenda 21 (climate change, sustainable bussiness development etc.), Konvensi perdagangan internasional jenis-jenis yang dilindungi (CITES), dan Konvensi Ramsar untuk perlindungan lahan basah;
  • Memberikan kesempatan bagi staf pemerintah daerah untuk mendapatkan beasiswa (dalam dan luar negeri) dengan melakukan penelitian di areal kerja Program Konservasi Mawas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas