Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Seminari guru (asrama) di Kuala Kapuas

Teachers' Seminary [boarding] in Kwala Kapuas

(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Seminari ini didirikan oleh Basel Mission dalam rangka mendidik orang Dayak untuk memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan misi, jadi tidak bergantung kepada Basel Mission. Seminari ini merupakan salah satu dari sekian banyak upaya pendidikan yang dilakukan oleh Basel Mission. Foto diatas dibuat tahun 1939.

"Koeala Kapoeas: Teachers' training college, boarding department." (Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)


"Koeala Kapoeas: teachers' training college, those taking the normal course." (Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Foto ini menggambarkan para siswa dari sekolah guru yang mengambil kursus reguler.

Kedua foto tambahan diatas dibuat diantara tahun 1924/1946.



Catatan: 
Bila ada yang ingin memesan atau mencetak foto kuno diatas, dapat menghubungi:
mission 21 
evangelisches missionswerk basel 
Barbara Frey Näf 
Missionsstrasse 21, CH-4003 Basel 
Tel: +41 61 260 23 09; Fax: +41 61 260 22 68 
eMail: barbara.frey@mission-21.org 
http://www.mission-21.org/ 
http://www.bildungszentrum-21.ch/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"