Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (AMBAL - AMIT)

AMBAL, menyebelah, dua kali.
AMBAN, bingkai untuk meletakkan sesuatu diatasnya
AMBAU, nama laki-laki
AMBEM, teman; (terutama digunakan untuk bercanda, secara rahasia)
AMBET, dibawa mendekat kepadanya, diambil
AMBI, disebut cucunya nenek
AMBIN, yang dibawa di punggung
AMBO, ngambo, (ngambo juga berasal dari ambo, ) diatas, pada, darat (dimulai dari sungai), sudah mencatat orang berkumpul, survei (suara).
AMBOI, nama laki-laki
AMBON, embun, kabut, nama perempuan
AMBONG, dilempar ke udara. - Nama laki-laki
AMIR, nama laki-laki
AMIT, nama laki-laki; (dari bakamit, dari dan sebaliknya)

Sumber: 
Hardeland, A. (1859) Dajacksch-Deutsches Wörterbuch, Amsterdam: Frederik Muller Amsterdam (on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas