Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (AMBAL - AMIT)

AMBAL, menyebelah, dua kali.
AMBAN, bingkai untuk meletakkan sesuatu diatasnya
AMBAU, nama laki-laki
AMBEM, teman; (terutama digunakan untuk bercanda, secara rahasia)
AMBET, dibawa mendekat kepadanya, diambil
AMBI, disebut cucunya nenek
AMBIN, yang dibawa di punggung
AMBO, ngambo, (ngambo juga berasal dari ambo, ) diatas, pada, darat (dimulai dari sungai), sudah mencatat orang berkumpul, survei (suara).
AMBOI, nama laki-laki
AMBON, embun, kabut, nama perempuan
AMBONG, dilempar ke udara. - Nama laki-laki
AMIR, nama laki-laki
AMIT, nama laki-laki; (dari bakamit, dari dan sebaliknya)

Sumber: 
Hardeland, A. (1859) Dajacksch-Deutsches Wörterbuch, Amsterdam: Frederik Muller Amsterdam (on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas