Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Masuknya Muhammadiyah ke Kuala Kapuas

  • Perkembangan Muhammadiyah di Kuala Kapuas berawal dari Alabio.
  • Muhammadiyah Cabang Kuala Kapuas berdiri tahun 1929. 
  • Antara tahun 1926-1929, Muhammadiyah Cabang Kuala Kapuas mendapat kunjungan dari Ahmad Rasyid Sutan Mansur. 
  • Nurul Haq: pergerakan kaum muda di Kuala Kapuas yang hendak mengangkat syi'ar Islam dan meratakannya di Borneo 
Sumber:
http://muhammadiyahstudies.blogspot.com/2010/01/ahmad-rasyid-sutan-mansur-mengembangkan.html (Akses 17 Oktober 2010)


Amrullah, A.K. (1982) 

Ayahku: 

riwayat hidup Dr. H. Abdul Karim Amrullah dan perjuangan kaum agama di Sumatera, Umminda. 


Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1983) Sejarah perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme di daerah Kalimantan Timur


Malkhan, A.M. (1990) Pemikiran Kyai Haji Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah dalam perspektif perubahan sosial. Bumi Aksara


Malkhan, A.M. (1990) Warisan intelektual K.H. Ahmad Dahlan dan amal Muhammadiyah, Percetakan Persatuan. 


Mulkhan, A.M. dan Ar, S. (1985) Perkembangan pemikiran Muhammadiyah dari masa ke masa: 
menyambut Muktamar ke-41, Dua Dimensi


Mulkhan, A.M. (2007) Pesan dan kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam hikmah Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah. 


Puar, Y.A. (1989) Perjuangan dan pengabdian Muhammadiyah, Pustaka Antara


Sucipto, H dan Ramly, N. (2005) Tajdid Muhammadiyah: dari Ahmad Dahlan hingga A. Syafii Maarif, Grafindo Khazanah Ilmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas