The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

LBI Tingkat Provinsi Kalteng : Kapuas Juara Harapan I


Lomba Balita Indonesia (LBI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang diadakan pada Jum'at 19 Nopember 2010 bertempat di Aula LPMP Palangka Raya diikut oleh 13 (tiga belas) Kabupaten sementara Kota Palangka Raya tidak mengirimkan utusannya. Lomba dibagi dalam 2 (dua) golongan umur, yakni
- umur 6 - 24 bulan, dan
- umur 2 - 5 tahun.
pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr. Don FB Leidon, Sp.Og.,MMR memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Lomba tersebut.

Kabupaten Kapuas dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengirimkan peserta dari kedua golongan umur, pada golongan umur 6 - 24 bulan diwakili oleh an.KRIS NANDA dari puskesmas Timpah dan golongan umur 2 - 4 tahun diwakili an.DELLA HUMAIRAH dari puskesmas Talekung Punai.
pada LBI Tk.Provinsi kali ini utusan dari Kapuas yakni Kris Nanda menjadi Juara Harapan I, sementara Della Huimara belum memperoleh juara. Berbeda pada LBI tahun 2009, utusan dari Kapuas memperoleh Juara I yakni Ahmad Marcello dari Puskesmas Lupak untuk golongan umur 6 - 24 bulan, tapi walaupun demikian wakil Kapuas patut berbangga dan termotivasi untuk kembali memperoleh juara pada tahum yang akan datang.

entri oleh : M.Hayat,SKM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas