Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

PELAKSANAAN BIMTEK BAGI SERVICE PROVIDER KESEHATAN DAN PENDIDIKAN PADA PKH DI KUALA KAPUAS

Kegiatana ini dilaksanakan Senin, 27 Desember 2010 bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, acara ini diikuti oleh jajaran Dinas Kesehatan dalam hal ini para kepala puskesmas dan bidan koordinator, jajaran Dinas Pendidikan para kepala sekolah SD/SMP dan jajaran Kementerian Agama para kepala Madrasah (MI, MTs).






Dalam kesempatan ini paparan terkait program Keluarga Harapan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, kepala Kementerian Agama dan Kepala Dinas Kesehatan serta dari UPPKH Pusat/Kementerian Sosial.

Program Keluarga Harapan adalah program yang memberikan harapan yang tinggi kepada masyarakat, harapan yang dimaksud adalah harapan untuk dapat hidup yang layak, tuntas wajib belajar 9 tahun, mampu memeriksakan kesehatan secara teratur, serta mampu memberikan gizi yang baik untuk anak-anak. Hal ini menjadi indikator didalam pencapaian tujuan pembangunan millenium atau Millenium Development Goals (MDGS).















DAMPAK PELAKSANAAN PKH (SPOTCHECK’09) yang diharap :

Peningkatan kunjungan peserta PKH ke Posyandu : 36 %

Kenaikan jumlah bayi yang ditimbang : 5%

Peningkatan Imunisasi : 3 %

Peningkatan rata-rata waktu sekolah anak-anak peserta PKH : 0,4% atau 17 hari sekolah

Peningkatan kehadiran anak disekolah : 1,79%

Ketidak hadiran anak di sekolah : - 13.8%

Peningkatan jumlah guru : 0,7%

Peningkatan rasio guru-murid : 4,9 %

Kesimpulan : PKH membantu pencapaian tujuan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas