Penduduk Indonesia Diproyeksikan Capai 328,9 Juta Jiwa pada 2050

Gambar
Indonesia masih akan mengalami pertumbuhan jumlah penduduk dalam beberapa dekade mendatang. Data World Population Data Sheet (WPDS) 2026 yang diterbitkan Population Reference Bureau (PRB) mencatat jumlah penduduk Indonesia pada 2026 sekitar 287,2 juta jiwa . Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi 308,4 juta jiwa pada 2035 dan mencapai sekitar 328,9 juta jiwa pada 2050 . Artinya, dibandingkan kondisi 2026, jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan bertambah sekitar 41,7 juta jiwa dalam kurun waktu kurang lebih 24 tahun. Pertambahan penduduk ini akan membawa berbagai konsekuensi, mulai dari kebutuhan pelayanan kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, perumahan, hingga pembangunan perkotaan. Kelahiran Masih Lebih Tinggi daripada Kematian WPDS 2026 mencatat angka kelahiran Indonesia sebesar 16 kelahiran per 1.000 penduduk , sedangkan angka kematian sebesar 8 kematian per 1.000 penduduk . Pertumbuhan alami penduduk Indonesia berada pada kisaran 0,8 persen . Sementara itu, tingkat mig...

Gatot Setyawan - Penghapal Qur'an

Ustadz Gatot Setyawan di SDIT Al-Amin Kapuas
Dilahirkan di Talio Muara, 1 Maret 1986, perjaka ini menempuh pendidikan dasar dan lanjutan pertama di Pangkoh. Melanjutkan pendidikan lanjutan atas di Madrasah Aliyah Al-Amin, tamat tahun 2005. Setelah bekerja sebagai buruh, melanjutkan pendidikan ke Markaz Qur'an (Ma'had Tahfidzul Qur'an) di  Jl. Kenanga I Gg Teratai Rt 4/2 No. 67 Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, selesai akhir tahun 2010. 


Selama menempuh pendidikan di Markaz Qur'an meneruskan halaqah tarbawi dengan Ustadz Riyadushalihin, S.Sos dan Ustadz Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc, Al-Hafidz. Selain itu juga menyempatkan diri untuk mengikuti pendidikan Tibbun Nabawi di Akademi Farmasi HPA Radik selama satu tahun dan dinyatakatan lulus pada tahun 2010. 


Menurut penuturan beliau, banyak kesulitan dalam menghapal selama satu tahun pertama di Markaz Qur'an, namun dengan banyak membaca buku-buku tentang cara menghapal, Alhamdulillah ditahun berikutnya sudah bisa mandiri dalam menghapal. Kendala menghapal adalah susah untuk berkonsentrasi dan dukungan keluarga. Sedangkan kemudahan dalam menghapal adalah tumbuhnya keyakinan akan janji-janji Allah dan Rasul-Nya. 


Motto Hidup: Hidup adalah Jihad, pantang mengeluh cari solusi, maju tempur, Allahu Akbar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)