Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Kelompok Bermain Islam Terpadu dan Tempat Penitipan Anak Al-Amin

Pendirian lembaga ini diawali dengan keprihatinan terhadap berbagai kelompok bermain yang ada di Kuala Kapuas yang kurang memberikan nilai ruhani dalam pemberian bimbingan terhadap anak-anak yang dititipkan disana. Hal ini membuat sekelompok orang tua yang memiliki anak-anak yang masih kecil untuk membentuk kelompok bermain dan tempat penitipan anak yang mempunyai nuansa religius dalam pengelolaannya. Diharapkan penanaman nilai-nilai religius sejak dini ini akan memberikan pengaruh yang positif bagi anak-anak dalam perkembangan mereka selanjutnya. Lokasinya adalah di Jalan Tambun Bungai Gg. IV Jalur D No. 5, RT 35 RW 04, Kuala Kapuas. Teleponnya adalah 0513-25205.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan