Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Proyek Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kapuas

Pada tanggal 1 Desember 2010 yang lalu, Palang Merah Indonesia sudah menandatangani perjanjian dengan Palang Merah Spanyol untuk melaksanakan proyek Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat di tiga kabupaten/kota di Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Kapuas, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini dimulai dari Desember 2010 sampai dengan November 2013. Dana yang dikucurkan untuk proyek ini adalah sebesar 826.852 euro (setara dengan 10.123.149.036 rupiah - kurang lebih 10 milyar rupiah - kurs tanggal 21 Januari 2011). Berikut ini adalah perjanjian kerjasama tersebut:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan