Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rukun-rukun Shalat - Majelis Ta'lim Al-Inayah

Rukun-rukun shalat dibagi menjadi tiga:

  1. Rukun qalbi yaitu niat
  2. Rukun qauli yaitu membaca Al-Fatihah, membaca tahiyat
  3. Rukun fi'li yaitu takbiratul ihram, ruku', sujud, duduk diantara dua sujud, duduk tahiyat
Ada beberapa hal yang harus dipenuhi ketika melakukan sujud:
  1. Punggung harus lebih tinggi dari kepala
  2. Sebagian dari dahi harus menyentuh lantai
  3. Telapak tangan harus diletakkan secara penuh ke lantai
  4. Melakukan sujud dimulai dengan meletakkan lutut ke lantai, baru tangan dan dahi
  5. Bangkit dari sujud hendaknya tidak meninggikan pantat lebih dahulu
Hal-hal lain seputar sujud:
  • sujud sahwi dilakukan apabila lupa dengan tahiyat awal atau lupa untuk membaca qunut saat shalat subuh
  • sujud sahwi dilakukan saat selesai membaca tahiyat akhir dan sebelum salam
  • sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud dan duduk diantara dua sujud, setelah sujud yang kedua, langsung salam
  • bacaan sujud sahwi boleh membaca tasbih yang dibaca saat sujud dalam shalat biasa
  • sujud syukur dapat dilakukan kapan saja, bacaannya bisa dengan membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil
Berikut ini adalah cuplikan video dari ta'lim tersebut:


Narasumber : Guru Farhani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"