Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

"Speaking English Please" - at School Canteen

Berbagai upaya dilakukan oleh guru bahasa Inggris untuk membiasakan para murid berbahasa Inggris. Salah satu upaya tersebut adalah membiasakan para murid untuk berbahasa Inggris di kantin sekolah. Hal ini dilakukan oleh seorang guru bahasa Inggris honor yang bekerja di SD Negeri 4 Selat Hilir. Jadi para murid yang ingin berbelanja di kantin harus bertanya dalam bahasa Inggris dan penjual pun harus menjawab dalam bahasa Inggris. Namun kadang-kadang kalau ada siswa yang tidak tahu harus mengucapkan apa saat membeli sesuatu, dia hanya mengangkat barang yang akan dibeli, lalu sang penjual menyebutkan harganya dalam bahasa Inggris. Kreativitas ini patut diacungkan jempol.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)