The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Wajah Baru RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

Gedung poliklinik baru dan gedung administrasi baru serta beberapa ruang rawat VIP yang ada di belakang gedung sudah mulai dioperasikan. Kemegahan bangunan yang memakan waktu dua tahun pembangunan ini sudah menampakkan wujudnya. Hal ini dapat diwujudkan karena adanya Master Plan yang ditandatangani oleh Bupati Kotawaringin Barat, sehingga pendanaan untuk pembangunannya diperjuangkan melalui APBD setiap tahunnya, sampai Master Plan tersebut terwujud. Kemegahan bangunan ini juga diikuti oleh peningkatan kemampuan rumah sakit untuk mengelola keuangan sendiri melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga rumah sakit sekarang sudah mampu mengelola keuangan sendiri dan sudah bisa memberdayakan Instalasi Farmasi untuk melakukan pembelian dan penjualan obat secara mandiri. Hal ini akan membantu memperbaiki kinerja pengadaan Bahan Habis Pakai dan penyediaan obat-obatan untuk berbagai program di rumah sakit. Semoga Kabupaten Kapuas juga bisa belajar dari tetangga jauh kita ini.

Komentar

  1. Terimakasih atas dimuatnya berita ini, semoga dapat menjadi salah satu motivasi positif demi pengembangan layanan yang lebih baik kepada masyarakat kalimantan tengah khususnya di lingkungan pemkab. Kapuas.
    Salam,

    Staff IT RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

    BalasHapus
  2. Sama-sama, tulisan ini memang dimuat untuk merangsang pemerintah Kapuas memberi perhatian yang cukup besar pada rumah sakit, sehingga pelayanan rumah sakit makin baik

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas