Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Peringatan Maulid di Langgar Darul Muhajirin

Grup Maulid Al Hijrah memimpin lantunan sholawat

Pelaksanaan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW di langgar Darul Muhajirin Jl. Agathis No. 5 Kuala Kapuas sebelah KODIM 1011/KLK dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2011. Pada peringatan ini mengundang Grup Maulid "Al-Hijrah" dengan Qori Bapak Fahrurrazi, MSi dan Penceramah Ust. Saukani.
Pada ceramahnya Ust. Saukani menjelaskan bahwa tanda-tanda kenabian sudah ditampakkan oleh Alloh SWT sejak Ibunda Nabi Siti Aminah mulai mengandung nabi, sehingga nabi lahir dan disusui oleh beberapa orang ibu susu. Nabi Muhammad sebagai rahmatan lil 'alamin dapat memberikan rahmat kepada seluruh alam.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas