Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Program KPPBM (CBHFA) dimulai di Kabupaten Kapuas

Para peserta berpose setelah penutupan
Sejak ditanda tanganinya perjanjian kerjasama antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Spanyol (Spanish Red Cross - SRC) pada tanggal 1 Desember 2010 yang lalu (berita sebelumnya), tentang Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM), baru pada tanggal 17-20 Februari  2011 yang lalu diselenggarakan "Start up meeting" (pertemuan pembukaan) yang diselenggarakan di  ruang Keruing, Hotel Luwansa, Palangka Raya. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Kabupaten Kapuas yaitu Drs. Nurul Edy, M.Si beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut diperkenalkan tentang apa itu PMI, apa itu program KPPBM, bagaimana cara mengembangkan organisasi dan meningkatkan kapasitas markas PMI kabupaten dan markas PMI provinsi.

Pertemuan ini dihadiri oleh peserta dari Palang Merah Spanyol, mulai dari Country Representative (Oscar), penanggung jawab program (Sylvia) dan para staf yaitu Siti Khodijah (Dije), Farra, Mira dan Shanti. Pertemuan ini juga sempat dihadiri oleh pengurus PMI Pusat yaitu Bapak Farid Husain, mantan Dirjen Pelayanan Medik, Departeman Kesehatan RI. Diharapkan program mampu memberdayakan masyarakat untuk  mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada dilingkungannya dan membicarakan upaya untuk menyelesaikannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas