Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Beberapa Stand Pameran Pembangunan 2011

Dibawah ini adalah foto-foto dari beberapa stand yang mengikuti Pameran Pembangunan yang akan dibuka pada hari ini, Senin, 14 Maret 2011:
Dinas Peternakan
Perusahaan Daerah Air Minum
Kantor Ketahanan Pangan

Dinas Perikanan dan Kelautan
Dinas Kesehatan

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo
PMI Kabupaten Kapuas
Dinas Pendapatan Daerah
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Rumah Tahfidz Daarul Qur'an
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kantor KP2KP
Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Dinas Transmigrasi
Perusahaan Daerah Panunjung Tarung

Dinas Perindagkop UMKM
Dinas Pertambangan dan Energi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas