The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Beberapa Stand Pameran Pembangunan 2011

Dibawah ini adalah foto-foto dari beberapa stand yang mengikuti Pameran Pembangunan yang akan dibuka pada hari ini, Senin, 14 Maret 2011:
Dinas Peternakan
Perusahaan Daerah Air Minum
Kantor Ketahanan Pangan

Dinas Perikanan dan Kelautan
Dinas Kesehatan

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo
PMI Kabupaten Kapuas
Dinas Pendapatan Daerah
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Rumah Tahfidz Daarul Qur'an
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kantor KP2KP
Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Dinas Transmigrasi
Perusahaan Daerah Panunjung Tarung

Dinas Perindagkop UMKM
Dinas Pertambangan dan Energi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas