Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Bincang-bincang dengan Bapak Dunis Iper

Perbincangan ini berlangsung di rumah beliau di Jalan Ranying Munting No. 15, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Beliau bercerita bahwa pada awalnya beliau sudah tidak ingin menyelesaikan penerjemahan kamis Dayak Ngaju - Indonesia yang ditulis oleh Hardeland, seorang misionaris yang pernah bertugas di Kalimantan Tengah pada tahun 1800-an. Ketika naskah yang sudah beliau buat diperiksa oleh Balai Bahasa yang ada di Jakarta, mereka mengatakan bahwa naskah yang beliau buat sudah layak untuk diterbitkan, karena kalau menunggu sampai sempurna, maka naskah tersebut tidak akan selesai-selesai. Memang kamus yang beliau buat ini tidak seperti aslinya, karena kalau menerjemahkan sesuai dengan aslinya, maka ukuran dari kamus ini akan berlipat dua dibandingkan dengan sekarang. Butuh waktu sekitar 3 tahun bagi beliau untuk menyelesaikan kamus ini.

Banyak orang dari berbagai tempat yang sudah berkunjung kepada beliau untuk mendapatkan Kamus dan buku-buku pelajaran Bahasa Dayak Ngaju yang beliau tulis. Pengunjung beliau yang berasal dari luar kota, umumnya membeli satu paket buku-buku Dayak Ngaju yang beliau tulis. Satu paket buku tersebut harganya Rp 930.000. Bila anda berminat dapat menghubungi beliau pada nomor telepon (0536) 3222342.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)